Uncategorized

Bos Aprilia Minta Maaf Telah Buat Kisruh MotoGP sebab Laporkan Ducati

CEO Aprilia Gresini, Massimo Rivola, mengucapkan permintaan maafnya sebab telah menciptakan kisruh MotoGP usai dirinya mengadukan Ducati lantaran dirasakan menggunakan komponen ilegal ketika tampil di seri Qatar. Namun Rivol merasa urusan tersebut memang mesti ia laporkan sebab apa yang dilaksanakan Ducati sudah melanggar ketentuan yang terdapat di MotoGP.

 

Rivola dapat dikatakan menjadi yang kesatu mengadukan Ducati bersangkutan pemakaian winglet di Desmosedici GP 19. Pengalamannya menjadi petinggi Ferrari di ajang pacu Formula One (F1), menciptakan ia tahu bahwa pemakaian winglet di motor Ducati tersebut tak melulu sekadar menenangkan ban saja, laksana yang dipaparkan kesebelasan pabrikan Italia tersebut. Namun pun memberikan downforce sehingga menyerahkan kecepatan lebih ketika berada di tikungan.

 

Rivola yang mengetahui urusan tersebut pun langsung mengadukan Ducati untuk pihak MotoGP. Meski tahu dirinya akan dibenci oleh semua pendukung Ducati, terlebih Rivola baru bergabung di dunia pacu MotoGP, tetapi ia merasa telah kewajibannya untuk mengumumkan sesuatu urusan yang salah. Ia mohon maaf sebab telah bikin kisruh, tetapi ia tetap mesti melaporkannya.

 

“Tentu saja saya tahu bahwa saya telah menciptakan diri saya tidak digemari oleh semua penggemar Ducati dan dikatakan: ‘Sekarang datang orang sok pintar dari F1 dan langsung menghancurkan olahraga kami’” kata Rivola, dilansir dari Speedweek, Kamis (21/3/2019).

 

“Ketika saya pergi ke Carmelo Ezpeleta (CEO Dorna), saya juga berkata, ‘Maaf sebab saya orang baru di sini, ini race kesatu saya dan saya telah menyebalkan. Tapi saya pikir tersebut sudah menjadi tugas saya untuk menuliskan bahwa itu ialah ilegal (winglet yang dipakai Ducati),” sambungnya.

 

Saat ini Ducati memang sudah diadukan oleh empat kesebelasan bersangkutan pemakaian winglet di motor Desmosedici GP 19 itu. Empat kesebelasan tersebut ialah Aprilia, KTM, Suzuki, dan Honda. Keputusan ilegal atau tidaknya pun akan diputuskan sebelum MotoGP Argentina 2019 dihelat.

You may also like...